Modul baku

Sistem Modular 3×6 m dan 6×6 m

Modul baku 3×6 m dan 6×6 m, keduanya berbentang 6 meter — tiang penghalang sedikit, dan struktur tetap bisa dibongkar serta diperluas.

PT. Tangguh Adi Perkasa TAP · Berdiri 2007 · ISO 9001:2015 · Material bersertifikat uji

Ringkasan cepat

  • Modul baku: 3×6 m dan 6×6 m, keduanya berbentang 6 meter.
  • Modul 6×6 m memberi 36 m² per kolom — jumlah tiang di tengah area kerja paling sedikit.
  • Keduanya sanggup memikul 300, 500, sampai 1.000 kg/m² dengan profil balok yang disesuaikan.
  • Seluruh sambungan memakai baut mutu tinggi — bisa dibongkar dan disusun ulang.

Kenapa bentang 6 meter

Setiap tiang di tengah gudang ada ongkosnya. Tiang memakan lebar lorong, membatasi radius putar forklift, dan memaksa panjang rak dipotong mengikuti posisinya. Grid yang rapat memang menghasilkan profil baja yang lebih kecil, tetapi ongkos gerak yang ditanggung setiap hari selama bertahun-tahun jauh lebih besar daripada selisih tonase bajanya.

Karena itu modul baku kami 3×6 m dan 6×6 m — keduanya berbentang 6 meter. Pada modul 6×6 m, area 600 m² cukup ditopang sekitar 17 titik kolom. Angka 6 meter juga cocok dengan panjang batang baja standar dan dengan modul rak pallet yang umum di Indonesia, sehingga potongan sisa material minimum dan rak di bawah mezzanine bisa disusun rapi mengikuti grid yang sama.

Foto pendukung halaman Sistem Modular 3×6 m dan 6×6 m — Perkasa Racking TAP (1)Foto pendukung halaman Sistem Modular 3×6 m dan 6×6 m — Perkasa Racking TAP (2)

Membandingkan modul 3×6 m dan 6×6 m

AspekModul 3×6 mModul 6×6 m
Luas per modul18 m²36 m²
Kolom per 600 m² (indikatif)± 33 titik± 17 titik
Bentang balok induk6 m6 m
Profil balok indukLebih ringan pada beban yang samaLebih besar, menyerap bentang panjang
Biaya material per m²Cenderung lebih rendahSedikit lebih tinggi
Keleluasaan di bawah mezzanineSedangPaling leluasa untuk forklift dan rak
Paling cocok untukArea picking, mezzanine di sisi dinding, beban 1.000 kg/m² dengan biaya ditekanArea produksi, lalu lintas forklift, gudang yang rak-nya sering ditata ulang

Aturan praktisnya: kalau yang penting adalah biaya per meter persegi dan area di bawahnya jarang dilewati forklift, pilih 3×6 m. Kalau di bawah mezzanine ada lalu lintas alat berat, rak pallet, atau lini produksi yang layoutnya berubah-ubah, selisih biaya modul 6×6 m akan kembali dalam bentuk efisiensi gerak.

Komponen satu modul

Setiap modul terdiri dari empat kelompok komponen yang seluruhnya difabrikasi lebih dulu di workshop dan hanya dibaut di lokasi.

KomponenFungsiCatatan
Up frame + base plateMenyalurkan beban ke lantai eksistingFrame Omega SHD 120; frame 2T depth 400 mm pada modul 3×6 m, frame 3T depth 800 mm pada modul 6×6 m
Beam primerMenahan bentang 6 m antar up frameH.336 / H.396 / H.446 DBox mengikuti kelas beban
Beam sekunderMenopang lantai kerjaModul 3×6 m: H.105D / H.115D–H.125D / H.155D mengikuti kelas beban. Modul 6×6 m: memakai beam besar, profil sama dengan beam primer (H.336 / H.396 / H.446 DBox). Dipasang sejajar dengan sisi atas rata
Lantai kerjaPermukaan kerjaPanel roll forming 2,0 / 2,5 / 3,0 mm sesuai kelas beban, bertumpu pada beam
Tangga, railing, pallet gateAkses dan keselamatanWajib; dibahas di halaman material

Beam primer dan beam sekunder

Beam primer membentang antar up frame dan memikul beban dari beam sekunder. Beam sekunder membagi bentang di antaranya dan menjadi tumpuan langsung panel lantai roll forming. Keduanya dipasang sejajar dengan sisi atas rata, sehingga panel bertumpu merata tanpa ganjal.

Pada modul 3×6 m, beam sekunder memakai profil tersendiri yang lebih ringan: H.105D untuk kelas 300 kg/m², H.115D atau H.125D untuk 500 kg/m², dan H.155D untuk 1.000 kg/m². Pada modul 6×6 m bentangnya lebih panjang, sehingga beam sekunder ikut memakai beam besar — profil yang sama dengan beam primer di kelas bebannya, yaitu H.336, H.396, atau H.446 DBox. Seperti seluruh profil lain, penggunaan final mengikuti hasil perhitungan Engineer TAP.

Bisa dibongkar dan diperluas

Seluruh sambungan memakai baut, bukan las di lokasi. Ada tiga alasan praktis. Pertama, pemasangan tidak menghasilkan percikan api sehingga bisa dikerjakan di gudang yang tetap beroperasi, termasuk gudang berisi kemasan karton. Kedua, perusahaan yang menyewa gudang bisa membongkar dan membawa mezzanine-nya saat kontrak sewa berakhir — asetnya ikut pindah. Ketiga, perluasan bertahap menjadi mudah: modul baru cukup dibaut ke grid yang sudah berdiri.

Untuk gudang sewa, kami sarankan menuliskan hak pembongkaran ini dalam perjanjian sewa sejak awal, termasuk kesepakatan mengenai lubang angkur di lantai setelah struktur diangkat.

Standar spesifikasi TAP

Seluruh mezzanine floor modular kami dibangun mengikuti satu set standar yang sama, apa pun kelas bebannya. Standar ini yang membuat modul bisa disambung, dibongkar, dan diperluas tanpa menyesuaikan ulang komponen.

Butir standarKetentuan TAP
Modul strukturModul 3×6 m (frame 2T, depth 400 mm, 2 beam per baris rak) dan Modul 6×6 m (frame 3T, depth 800 mm — 400+400 dengan tiang tengah, 3 beam per baris rak)
Up frame (tiang)Frame Omega SHD 120 — lebar total 120 mm, tinggi 85 mm; tebal 2,0 mm (300 kg/m²), 2,5 mm (500 kg/m²), 3,0 mm (1.000 kg/m²). Arah kuat pada dimensi 120 mm
Beam primerH.336 DBox (300 kg/m²), H.396 DBox (500 kg/m²), H.446 DBox (1.000 kg/m²)
Beam sekunder — modul 3×6 mH.105D (300 kg/m²), H.115D atau H.125D (500 kg/m²), H.155D (1.000 kg/m²)
Beam sekunder — modul 6×6 mMemakai beam besar: profil sama dengan beam primer di kelas bebannya (H.336 / H.396 / H.446 DBox)
Pemasangan beamBeam primer dan sekunder dipasang sejajar dengan sisi atas rata, sehingga dek bertumpu merata
Bracing horizontal frame 3TBatang bawah pada 250 mm, selanjutnya kelipatan 1.000 mm
Gangway maksimal3 m pada modul 3×6 m; 6 m pada modul 6×6 m
Bentang beam maksimal6 m pada kedua modul
Tinggi antar lantai3.400 mm sebagai ukuran baku
Lantai kerjaPanel roll forming tebal 2,0 / 2,5 / 3,0 mm mengikuti kelas beban
MaterialBaja SS400 sesuai JIS G3101, dilengkapi sertifikat uji
SambunganBaut mutu tinggi, tanpa pengelasan di lokasi
Dasar perhitunganCek tegangan metode tegangan izin PPBBI 1983, dengan acuan beban SNI 1727 dan struktur baja SNI 1729
Penetapan profil finalSeluruh profil di atas adalah rencana penggunaan; ukuran final ditetapkan Engineer TAP berdasarkan perhitungan per proyek

Modular System: 3×6 m and 6×6 m

Our standard modules are 3×6 m and 6×6 m, both spanning 6 metres. A 6×6 m module covers 36 m² per column, so a 600 m² floor needs only about 17 column positions — forklift aisles stay clear and racking below can be re-arranged freely.

Both modules can be engineered for 300, 500, or 1,000 kg/m² by adjusting beam sections, with roll-formed steel decking of 2.0, 2.5, or 3.0 mm respectively. Final sections are always confirmed by TAP’s engineering calculation. Every connection is bolted rather than site-welded, so installation produces no sparks, the structure can be dismantled and relocated at the end of a lease, and additional bays can be added later without touching what is already standing.

English enquiries: Ibu Yuli (Yuliana Andi), +62 818-0471-2767 — she handles English-speaking buyers and expatriate plant managers directly.

Request an English quotation — 0818-0471-2767
Foto pendukung halaman Sistem Modular 3×6 m dan 6×6 m — Perkasa Racking TAP (3)Foto pendukung halaman Sistem Modular 3×6 m dan 6×6 m — Perkasa Racking TAP (4)

Bacaan lanjutan

Pertanyaan yang sering diajukan

Kenapa modul baku kami berbentang 6 meter?

Grid 6 meter menekan jumlah tiang di tengah area kerja sehingga lorong forklift tetap lurus dan penataan rak di bawah mezzanine leluasa. Angka ini juga cocok dengan panjang batang baja standar dan modul rak pallet yang umum dipakai.

Modul mana yang lebih murah?

Modul 3×6 m umumnya lebih rendah biayanya per meter persegi karena bentang baloknya lebih pendek. Selisihnya mengecil bila keleluasaan di bawah mezzanine ikut diperhitungkan.

Bisakah dua modul dicampur dalam satu mezzanine?

Bisa. Area yang dilewati forklift memakai grid 6×6 m, sedangkan area tepi atau area picking memakai 3×6 m.

Apakah mezzanine bisa diperluas nanti?

Bisa. Modul baru dibaut ke grid yang sudah berdiri tanpa membongkar struktur lama, selama rencana perluasan disampaikan sejak tahap desain.

Apakah pemasangan mengganggu operasional gudang?

Sambungan baut tidak menghasilkan percikan api seperti pengelasan, sehingga pemasangan umumnya bisa dilakukan bertahap di gudang yang tetap beroperasi.

Minta hitungan modul dan beban untuk gudang Anda

Kirim ukuran gudang, tinggi bersih, dan jenis barang yang disimpan. Tim kami menghitung konfigurasi modul 3×6 atau 6×6, kapasitas beban, dan jumlah lantai yang paling ekonomis, lengkap dengan estimasi biaya.

Survei lokasi gratis untuk Jabodetabek, Bekasi, Cikarang, dan Karawang · Gambar kerja sebelum produksi · Garansi struktur

Sedang online
Pengunjung hari ini
Total pengunjung